A Z K A V E I R O
0

Puisi - Salam Rindu

Salam Rindu

Seelok kicau,
di kala pagi,
begitulah engkau,
di relung hati.

Salamku, salam rindu,
teruntukmu, duhai…penculik hatiku.

Bincang-bincang biasa,
tiada ku nyana, jadi awal celah rasa,
merasuk kedalam jiwa, mendebar-debarkan dada,
membusungkan gundah gulana, jumbuhkan gembira ria.

Dan aku merindukanmu,
dan akupun merindukan saat-saat itu.

Seelok kicau,
dikala pagi,
begitulah engkau,
di relung hati.

Salamku, salam rindu,
teruntukmu, duhai…penakluk kalbu.

Sekuntum Mawar, berkawal asmara,
hendak-ku tawar padamu, menanda cinta,
yang menggebu di dalam jiwa, takluk-kan asa, rasa, selera,
namun, engkau tiada di sanding raga…ohh kecewa, hatiku kecewa.

Dan aku merindukanmu,
dan harapku pun, menyambangimu.

Selok kicau,
di kala pagi,
begitulah engkau,
di relung hati.

Salamku, salam rindu,
teruntukmu, duhai…bidadari hatiku.
0

Puisi - Seribu Kesalahan Cinta

Seribu Kesalahan Cinta

Terbayang wajahmu yang indah
bertetesan air mata q ini
di saat kau beranjak pergi
dengan membawa luka perih hati
yang seolah api membakar diri
debgan kecewanya kau ku hianati
sunguh aku ta tau apa lagi
di saat kau sakit hati padaku,
aqu bagaikan patung yg ta tau apa2
yg cuman bengong sendiri
hanya dari sinlah ku mohon,
mohon maaf q padamu yg tersakiti.
beribu kesalahan yg ku perbuat
semoga kau bahagia disana…
0

Puisi - Penyesalan Yang Sia-sia

Penyesalan Yang Sia-sia

Terbangun aku dari penyesalan yang sia sia
Apakah aku masih bisa bermimpi mengharapnya?
Mungkin tak akan pernah kuterima
Kau buatkan aku panggung sandiwara

Perlahan kau giring dalam permainan
Kau tebarkan beribu senyuman
Memanggil sebuah harapan
Membuatku menanti penuh kesetiaan

You say “slow down
But I have waited so long without sound
I waited for your love crown
Until my heart full of expectation

Tapi kini kau padamkan sebuah harapan
Kau hempaskan dikala aku di ketinggian
Tak perduli sebuah kesetiaan
Kau berpaling tanpa ada pemberitahuan

I don’t care i will sad
I don’t care I will faded
I don’t want something like that
I just want something fixed
Memimpikanmu membuat hidupku terarah
Aku jalani tanpa kenal lelah
Karna kau begitu indah
Seperti bunga yang tidak pernah rendah

Tapi aku hanya burung bersayap satu
Yang kau patahkan menjadi debu
Mimpiku hanyalah satu
Tapi kau yang buat beribu

I don’t know why you didn’t tell
Now I fell my life is not real
You never know my fell
I can’t break this spell

Tapi aku harus bangun dari sini
Mengejar mimpi ini lagi
Harus aku lupakan dirinya
Yang ternyata sudah melupakanku lebih dahulu

Puisi - Perih ( Maaf Aku Tak Bisa )

Perih

Lihat luka ini..
Terasa perih menggores kalbu..
Tak percaya kau lakukan ini..
Tinggalkan aku demi dia yg baru..

Disaat ku mulai mengenang luka yang kau beri..
Kau datang kembali, inginkan kembali merajut cinta yg dlu..
Dia yg dlu slalu kau sanjung telah berhianat..

Namun maaf kan aku kasih..
Luka ini tlah memupuskan cintaku padamu..

Terlalu lama kau pergi dariku..
Menguburku hidup-hidup dlam lembah cinta berdasarkan luka

Dan kini kau kembali..
Meminta hatiku lagi..

Tapi maaf kasih..
Aku tak bsa bersamamu lagi..
Back to Top